Jalan Boulevard GDC Rusak Parah, Warga Minta Diperbaiki

0
90

www.depoktren.com—Kondisi Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC) rusak parah. Keruskan parah mulai dari ujung Jalan Kartini hingga di depan kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok. Warga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperbaiki jalan tersebut yang merupakan jalan utama menuju pusat perkantoran pemerintah, seperti kantor DPRD, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Imigrasi, BPN dan Kantor Wilayah Kementerian Agama.

“Jalannya rusak parah, kalau hujan sudah jadi kubangan. Sudah cukup lama jalan tersebut, nggak ada tanda-tanda di perbaiki,” kata Herry, warga GDC, Minggu (19/5/2019).

Menurut Herry, kondisi jalan yang rusak cukup panjang ini juga sangat berbahaya bagi pengendara kendaraan. “Kalau musim panas jalan berdebu, kalau hujan jalan seperti kubangan air. Kami minta Pemkot Depok peduli untuk segera memperbaikinya,” tutur dia.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan perbaikan Jalan Bouevard GDC
akan dilakukan bersama dengan pengembang perumahan GDC. “Jalan itu masih milik pengembang GDC, aset jalan itu belum diserahkan ke Pemkot Depok,” terangnya.

Menurut Idris, Jalan Boulevard GDC baru sepanjang 2, 7 kilometer di dua jalur yang sudah diserahkan aset jalan ke Pemkot Depok yakni mulai dari ujung jalan Pasar Pucung hingga kantor Damkar.

“Jadi, sisanya dari kantor Damkar ke ujung Jalan Kartini masih dimiliki pengembang Perumahan GDC. Tapi, kami sudah berkoordinasi dengan pengembang Perumahan GDC untuk dalam waktu dekat agar melakukan perbaikan jalan dan betonisasi jalan. Mungkin perbaikan akan dilakukan usai lebaran pada Juni 2019 mendatang,” ungkap Idris.

Dia menambahkan, pihaknya juga meminta pengembang perumahan GDC melakukan perbaikan drainase. “Kami minta juga agar drainasenya dibangun, termasuk perbaikan jembatan serta pembangunan lapak berjualan bagi pedagang kaki lima di sana. Apalagi, rencananya pengembang juga akan membangun pusat perbelanjaan di sana,” tutut Idris.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Miraz menjelaskan, pada 2019 pihaknya kini hanya dapat melakukan pemeliharaan Jalan Boulevard dengan cara ditambal menggunakan aspal. Sedangkan pada 2020 Jalan Boulevard GDC akan dilakukan pengerasan menggunakan cor beton.

“Sehingga saat digunakan jalan itu tidak mudah rusak, meski dilalui kendaraan besar. Saat ini, kami bisanya melakukan perbaikan kecil, dan itu juga jalan yang sudah jadi aset Pemkot Depok. Kalau belum milik Pemkot, kami belum bisa apa-apa. Tetapi, kami akan melakukan koordinasi dengan pengembang supaya Jalan Boulevard GDC segera diperbaiki,” jelas Dudi.

Dia mengutarankan, penyerahan aset tahap pertama dari pengembang perumahan GDC itu baru dilaksanakan pada Juli 2018, sehingga anggaran perbaikan jalannya belum dapat terpenuhi. “Pemkot Depok sendiri baru mengusulkan anggaran perbaikan Jalan Boulevard GDC di 2019 dengan total anggaran Rp 40 miliar. Untuk pelaksanaan perbaikan, akan dilakukan pada 2020 mendatang.

“Perbaikan dalam skala besar baru bisa kami laksanakan pada 2020. Jalan Boulevard GDC yang diperbaiki ada dua jalur sepanjang 5,4 kilometer dengan menghambiskan anggaran mencapai Rp 40 miliar,” pungkas Dudi. (Karnikus)

91 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY