Peringati Hari Jadi Depok, JCI Depok Gelar Public Speaking Competition 2019

0
122

www.depoktren.com–(Junior Chamber International) JCI Depok sebagai organisasi kepemudaan Internasional yang berperan memberikan perubahan positif bagi young active citizen akan menyelenggarakan Public Speaking Competition 2019.

“Event ini turut memeriahkan HUT Kota Depok ke 20 tahun serta memperinggati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS),” ujar Local President 2019 JCI Depok, Maya Carlina, Jumat (26/4/2019).

Menurut Carly begitu sapaan akrabnya, Sebagai bagian dari generasi milenial, JCI Depok memberikan kesempatan pada generasi muda untuk speak up atau tampil berbicara di depan umum dengan tata bahasa yang baik, sopan dan berwawasan. JCI Depok sebagai tuan rumah penyelenggaraan Public Speaking Peserta akan terbagi 2 yaitu khusus pelajar (SMP/SMA/SMK) dan umum (mahasiswa/professional).

Pada kali ini, JCI Depok sebagai tuan rumah penyelenggaraan nasional Public Speaking JCI Indonesia 2019, finalis dari beberapa chapter seIndonesia yang pemenangnya akan berkompetisi kembali di JCI ASIA PACIPIC di Jeju Korea pada 17-20 Juni 2019.

Workshop Public Speaking yang akan diadakan di Aula BNI Margonda lt.3 pada tanggal 1 Mei 2019 akan menghadirkan MC Profesional & Public Speaking Facilitator yaitu Tommy Prabowo, Founder & CEO Speak Project Sandika Dewi yang juga salah satu MC ASIAN GAMES 2018.

Final Competition akan diselenggarakan di Detos Atrium Mall bertepatan hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei 2019 yang akan mendatangkan Tomy Ristanto (News Anchor NET) yang juga menjadi salah satu moderator Debat Pilpres ke 4, Miss Asia International Indonesia 2018 & PR Consultant Master of Ceremony Marsya Gusman, Miss Landscape 2019 Sierra Setyawati, Putera Kebudayaan Indonesia 2018 Muh Ulul Albab , Reporter The Newsroom NET Mayfree Syari, CEO Bumi Laut Grup Jay Singgih serta Moderator dari JCI Indonesia SDGS Chairlady Istia Sofyania.

“Penting sekali JCI berperan aktif berkontribusi nyata memberikan perubahan positif terutama di era digital ini rasa kepedulian generasi muda mulai berkurang karena mereka lebih berfokus pada diri sendiri bagaimana mendapatkan like dan followers banyak ataupun konten sekreatif mungkin tapi mereka tidak peduli dengan sekitar.” jelas Carly.

Harapannya dalam kegiatan ini, seberapa beranikah generasi muda untuk tampil berbicara menjadi seorang speaker yang memberikan wawasan, santun berbahasa serta menginspirasi. “Jadi tidak sekedar mereka hebat di media sosial saja sebagai netizen. Serta event ini memberikan ruang untuk pemuda speak up di depan umum,” pungkas Carly. (Adv/Papi Ipul/Rus)

122 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY