Pengurus KOOD Kecamatan Pancoran Mas Dilantik

0
325

www.depoktren.com–Sebanyak 30 bocah Kecamatan Pancoran Mas dikukuhkan/dilantik sebagai pengurus Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) periode 2018-2023.

Prosesi pengukuhannya dipusatkan di RM Bakoel Samara, Jl Raya Meruyung, Kp Parung Bingung, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Sabtu malam (30/3/2019).

Ada yang menarik di lokasi pengukuhan, pihak panitia yang diketuai Syaiful Hidayat memadamkan aliran listrik selama satu jam, serta menggantinya dengan menyalakan puluhan lilin.

“Sesuai imbauan Walikota Depok, malam ini kita juga melakukan gerakan mematikan listrik selama satu jam atau Earth Hour. Kita nikmati dah suasana remang-remang ini,” kata Syaiful Hidayat dalam sambutannya.

Syaiful mengaku bangga KOOD di wilayahnya telah rampung membentuk kepengurusan hingga ke tingkat kelurahan. Ini sebagai wujud semangat barisan KOOD di Kecamatan Pancoran Mas.

Diapun meyakini, KOOD Pancoran Mas yang dikomando bang Labed bakalan mampu membesarkan organisasi ini serta menjalankan program-program kerjanya.

Prosesi pelantikan berlangsung hikmad, diawali pembacaan SK pengukuhan oleh Sekretaris Umum KOOD Hajjah Nina Suzana, serta dilanjutkan pembacaan sumpah jabatan oleh Ketua Umum KOOD Haji Ahmad Dahlan.

Dalam sambutannya, Ahmad Dahlan mengingatkan barisan KOOD Kecamatan Pancoran Mas agar fokus mengurusi seni, budaya dan bahasa, serta mengulirkan program-program lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah ini.

“Bocah Depok jangan hanya seneng ngumpul doang, tapi ngumpulnya kita harus memiliki nilai manfaat. Oleh karena itu, berbagai potensi yang dimiliki bocah-bocah Depok harus digerakkan dan dikembangkan, termasuk di sektor ekonominya,” ujar Dahlan.

Dia menandaskan, KOOD di era kepemimpinannya tidak akan digiring ke pusaran politik praktis. Dia merasa perlu menyampaikan hal ini berulang-ulang, lantaran masih ada anggapan minor yang menilai bahwa KOOD akan menjadi alat politik pihak-pihak tertentu.

“Saya tegaskan, KOOD tidak berpolitik praktis dan insyaAllah kami tidak akan mudah digiring-giring kesana. Kami fokus mengurusi seni, budaya dan bahasa. Itu adalah perekat kebersamaan,” demikian Dahlan.

Berkarakter dan Berbudaya
Sementara itu Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, mengapresiasi bangkitnya kembali KOOD dari tidur panjangnya. Dia berharap melalui organisasi ini bocah-bocah Depok tak hanya semakin guyub, tetapi juga semakin berkarakter dan berbudaya.

“Saya mencermati, sejak hadirnya kembali KOOD, karakter dan budaya bocah-bocah Depok semakin terlihat jelas. Saat hadir di berbagai kegiatan saya sering melihat ada yang pakai baju pangsi, dan tidak sungkan ngomong pake bahasa Depok. Itu adalah karakter dan budayanya bocah Depok, sangat membanggakan,” kata Pradi.

Saking bangganya, Pradi pun mewacanakan bakal mewajibkan warga Depok dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok agar memakai baju pangsi di setiap hari Kamis.

“Itu baru sebatas keinginan saya. Nanti saya omongin ke Baba Walikota, karena beliaulah yang memiliki kewenangan untuk memutuskan,” ujar Pradi.

Pengukuhan pengurus KOOD Kecamatan Pancoran Mas juga dihadiri Camat setempat Utang Wardaya, para Lurah se-Panmas, pengurus LPM, serta sejumlah pengurus KOOD tingkat kota dan perwakikan KOOD tingkat kecamatan.(amr)

325 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY