KPU Depok Sosialisasikan Pemilu 2019 ke Penyandang Disabilitas

0
12

www.depoktren.com–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok terus menggencarkan sosialisasi Pemilu 2019 kepada masyarakat, tak terkecuali kepada kelompok pemilih penyandang disabilitas.

Pemilih disabilitas yang menjadi sasaran kegiatan sosialisasi kali ini adalah disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kota Depok. Kegiatan sosialisasi kepada anggota pertuni ini dilakukan di Kantor DPC Pertuni di Jalan Rambutan, Kelurahan Cipayung Kecamatan Cipayung Kota Depok. “Sosialisasi dihadiri 50 orang penyandang disabilitas netra,” kata Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna di Kantor KPU Kota Depok, Kamis (6/12/2018).

Menurut Nana, terkait dengan kegiatan tersebut, mengemukakan beberapa hal, yakni sebagai bentuk upaya dan ikhtiar KPU Kota Depok dalam rangka meningkatkan tingkat partisipasi pemilih di Kota Depok.

“Kami akan terus melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat termasuk kepada mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau difabel yang ada di Kota Depok,” terang Nana.

Dia menambahkan, KPU Kota Depok berkomitmen untuk terus memberikan pemahaman serta tahapan pemilu kepada masyarakat, termasuk juga kepada mereka yang difabel. 

“KPU Kota Depok tidak boleh mengabaikan mereka yang memiliki keterbatasan fisik, mereka juga sama seperti kita yang dianugerahkan Tuhan memiliki fisik yang normal, mereka juga memiliki hak konstitusional yang sama, karenanya kita harus terus memberikan pelayanan terbaik kepada mereka penyandang disabilitas,” jelas Nana.

Diutarakan Nana, berdasarkan data, lebih dari 1.400 orang pemilih difabel yang tercantum dalam daftar pemilih. “Karenanya mereka harus terus kita berikan informasi tentang pemilu 2019. Dalam kegiatan sosialisasi yang kami lakukan, kami juga mengecek kepada mereka apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Jika belum maka kami akan langsung masukan mereka kedalam daftar pemilih, karena secara waktu masih dimungkinkan untuk itu,” tuturnya.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, lanjut dia, juga diberikan informasi bahwa pada saat hari pencoblosan, 17 April 2019, pemilih akan menerima lima lembar surat suara. “Mereka juga kami berikan informasi tentang partai politik peserta pemilu. Mereka terlihat antusias menyimak serta berinteraksi dalam diskusi selama kegiatan sosialisasi berlangsung,” tandas Nana. (Siska)

12 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY