Giat TMMD di Depok Lampaui Target

0
46

www.depoktren.com–Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Kodim Depok, resmi ditutup oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya Brigjen TNI Suharyanto, dalam upacara penutupan di lapangan sepak bola Jembatan Serong, di Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kora Depok, Selasa (13/11/2018) pagi.

Upacara penutupan dihadiri Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto yang diwalili Kabagops, para staf Kasdam Jaya, Camat Cipayung Asep Rahmat, para Lurah se-Kecamatan Pancoran Mas dan Kecamatan Cipayung, serta warga masyarakat terutama warga yang wilayahnya jadi sasaran pembangunan fisik TMMD.

Komandan Distrik Militer 0508/Depok, Letkol Inf Iskandarmanto, selaku Komandan Satgas TMMD ke 103 di Depok, dalam laporannya menyebutkan bahwa giat TMMD yang berjalan di Depok sejak 15 Oktober sampai 13 November, berhasil melampaui target atau sasaran yang ditentukan atau over prestasi.

Menurut Iskandarmanto untuk dua sasaran fisik giat TMMD ke 103 yang ditargetkan, keduanya bisa dikerjakan Satgas TMMD seluruhnya atau 100 persen. Bahkan kata dia pengerjaan bisa dilakukan beberapa hari lebih cepat dari batas waktu yang ditetapkan.

Dua sasaran fisik yang dicapai sempurna itu yakni pertama, berupa pengerasan dan pengecoran jalan di RT 1/9, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung dengan panjang 190 meter dan lebar 3 meter. Kedua, normalisasi atau pengerukan tanah di Kali Baru di RW 10, Kelurahan Cipayung Jaya sepanjang 150 meter, lebar 4 meter dan kedalaman 1 meter.

“Dua target sasaran fisik ini, bisa diselesaikan Satgas TMMD dengan baik, yakni 100 persen,” kata Iskandarmanto.

Bahkan, kata dia, untuk sasaran fisik, Satgas TMMD juga berinisiatif dan mengerjakan pembangunan fisik lainnya dalam 5 hal, yang merupakan over prestasi atau prestasi yang melampaui target atau sasaran.

“Empat hal over prestasi dalam TMMD di Depok yakni pemasangan gorong-gorong yang lebih ideal di pemukiman warga di Cipayung, Depok, sepanjang 10 meter dengan lebar 2 meter, pemasangan keramik di posyandu di RW 13, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede tak jauh dari pengerasan jalan sasaran Satgas TMMD, perbaikan Pos Ronda berukuran 10 meter x 4 meter juga di RW 13, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, kemudian perbaikan kobak air bersih ukuran 10 meter x 4 meter di RT 3/7 Kelurahan Cipayung Jaya, Cipayung, serta pengaspalan hotmix jalan di RT 01 dan RT 05 di RW 8, Kelurahan Cipayung Jaya, sepanjang 1.440 meter dan lebar 1,5 meter,” papar Iskandarmanto.

Lima hal itu, kata Iskandarmanto bukanlah sasaran TMMD, namun berhasil dikerjakan Satgas TMMD.

Selain sasaran fisik, kata Iskandarmanto, program TMMD dI Depok juga memiliki sasaran non fisik yakni berupa penyuluhan, kepada masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader dan siswa/i SMA/SMK tentang
bahaya narkoba, kenakalan remaja, kerukunan hidup umat beragama, Keluarga Berencana, Kota Layak Anak, Tertib Lalu Lintas, Lingkungan Hidup, kesehatan lingkungan, kedisiplinan, terorisme dan radikalisme, pembelajaran bahasa inggris dan mendongeng dari UI
Depok.

“Selain itu ada juga sasaran non fisik kreatif yang juga telah kami lakukan di TMMD ini yakni pembekalan keterampilan kepada
warga binaan Babinsa, berupa
keterampilan mengelas, mengecat, montir dan mengemudi, ditambah
penyelenggaraan kegiatan Umroh bersama Babinsa dengan Lomba Musabaqah Hifhzil Quran, Muadzin dan Imam Masjid,” kata Iskandarmanto.

Untuk jumlah personel yang terlibat sebagai Satgas TMMD dalam sasaran non fisik, kata Iskandarmanto adalah dari Kodim 0508/Depok sebanyak 15 org, dari Batalyon Yonif Mekanis 201/Jaya Yudha sebanyak 70 orang TNI AL sebanyak 10 orang, TNI AU sebanyak 10 orang, Denzipur 3 sebanyal 10 orang, Kesdam Jaya sebanyak 3 orang, Zidam Jaya sebanyak 2 orang, dan Dinas PUPR Depok sebanyak 2 orang.

Sementara untuk giat non fisik melibatkan personel dari Bintal Kodm Jaya sebanyak 2 orang, Polres Depok sebanyak 2 orang, Kajari Depok 2 orang BKKBN Depok sebanyak 2 orang, DPAPMK Depok sebanyak 2 org, Dinkes Depok sebanyak 4 orang, Dinas Sosial Depok 3 orang, dan Distankan Depok, 2 orang.

Diluar semua itu, Iskandarmanto menjelaskan selama program TMMD berjalan hampir sebulan dimana selama itu Satgas TMMD tinggal di sejumlah rumah warga sekitar, sudah terjalin kebersamaan dan hubungan emosional antara warga dan anggota TNI personel Satgas TMMD. “Dari sini terasa bahwa TNI benar-benar manunggal dengan rakyat,” katanya.

Kasdam Jaya Brigjen TNI Suharyanto mengapresiasi capaian yang melampaui target atau over prestasi yang dilakukan dalam TMMD ke 10 di Depok ini.

Selain itu, yakin di setiap kegiatan TMMD seperti juga di Depok ini akan tercipta semangat kebersamaan dam gotong royong yang terpancar di wajah sekaligus cucuran keringat anggota TNI dan.masyarakat yang bekerja bersama-sama di lapangan.

“Hal ini dapat dijadikan refleksi kekuatan besar dari segenap komponen masyarakat dalam memiliki visi misi dan tujuan bersama, guna mengatasi berbagai permasalahan pembangunan serta problematika kesehjahteraan di masyarakat,” jelas Suharyanto membacakan amanat Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam sambutannya.

Ia mengatakan semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dan rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa.

“Pelihara hasil program TMMD ke-103 ini dengan sebaik-baiknya, untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat,” katanya. (Wahyu Gondrong)

46 total views, 2 views today

LEAVE A REPLY