Tim Jaguar Polres Depok Amankan Puluhan Remaja Hendak Balapan Liar

0
80

www.depoktren.com-+Anggota Jaguar mengamankan puluhan remaja yang akan melakukan balap liar di Jalan Boulevard, Perum GDC, Kota Depok, Minggu (30/9/2018) dini hari.

Selain menyita puluhan motor modifikasi untuk balap liar, petugas juga menyita kondom dan jimat pemikat wanita (semar mesem) dari balik pakaian seorang remaja berinisial J (14).

Berdasarkan pengakuan J, jimat semar mesem sudah digunakan selama setahun ini dengan tujuan untuk dapat enteng jodoh. Namun hal tersebut tidak sesuai apa yang diinginkan malah berbanding terbalik belum juga mendapat sang pujaan hati.

“Saya dibohongin orang tua saya, jimat pemikat itu sengaja diberikan dengan tujuan untuk cepat dapat pacar. Malah kini kenyataannya terbalik udah ada setahun ini tidak kunjung satu pun wanita yang deket,” ujarnya usai diamankan anggota Jaguar Polresta Depok di GDC.

Pria kurus warga Pancoran Mas ini datang ke GDC mengaku tidak ikut-ikutan balap motor liar. Tapi hanya ingin nongkrong sama bersama temen-temen.

“Bersama temen-temen tadinya hanya ingin kumpul-kumpul aja karena malam minggu. Malah ditangkap anggota jaguar saat patroli,” tambahya.

Katim Jaguar Polres Depok, Iptu Winam Agus mengatakan ada sebanyak 28 remaja termasuk masing-masing unit motor yang sudah dimodifikasi diduga akan digunakan untuk balap liar.

“Ada informasi masyarakat yang kita terima setiap malam minggu kawasan GDC kerap digunakan untuk balap liar. Atas informasi itu anggota kita turunkan melakukan penyisiran dan mengamankan 28 remaja termasuk motor,” terang Winam.

Dia mengatakan, rata-rata para remaja yang diamankan ini selain untuk tes kecepatan motor juga pacaran.

“Anak-anak usia remaja mereka ini ingin memamerkan kemampuan dalam balap motor di depan para pacarnya. Hal ini dari lokasi kita juga mengamankan lima cabe-cabean,” tambah Winam.

Rata-rata remaja yang diamankan masih berstatus pelajar dengan usia antara 14 dan 17 Tahun.

“Para remaja kita angkut ke polres termasuk unit motornya untuk dibina. Selain itu untuk motor rata-rata tidak dapat memperlihatkan STNK ditahan oleh unit Lantas untuk ditilang,” tutup Winam. (Mul)

80 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY