Tidak Ditahan, Mantan Sekda Depok Diperiksa 15 Jam

0
76

www.depoktren.com–Tidak ditahan, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Harry Prihanto akhirnya keluar dari ruang penyidik sesuai diperiksa Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Depok, Rabu (12/9/2018) pukul 22.00 WIB.

Harry datang didampingi kuasa hukumnya, Ahmar Ihsan Rangkuti, tiba Mapolres Depok, Rabu (12/9/2018), pukul 08.00.WIB. Harry diperiksa sebagai tersangka selama 15 jam dengan 171 pertanyaan yang diajukan penyidik.

Harry akhirnya memenuhi panggilan penyidik Unit Tipikor Polres Depok terkait kasus korupsi proyek pengadaan lahan dan pembagunan Jalan Nangka, Tapos, Depok pada APBD Depok Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 17 Miliar.

Menurut kuasa hukum Harry, Ahmar Ihsan Rangkuti, saat pemeriksaan tadi juga ada gelar perkara. “Klien kami juga menjawab semua pertanyaan yang diajukan,” tegasnya.

Harry yang telah ditetapkan sebagai tersangka memenuhi panggilan kedua setelah pada panggilan pertama tidak datang pada Rabu (5/9/2018) lalu. “Saya sehat dan siap mengikuti proses hukum ini,” ucap Harry singkat.

Mantan Sekda Depok periode 2013-2016 itu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 10,7 MiliarĀ bersama mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail sejak 20 Agustus 2018 lalu.

Rencananya Nur Mahmudi yang juga mangkir pada panggilan pertama akan dipanggil lagi pada Kamis (13/9/2018). (Papi Ipul)

76 total views, 3 views today

LEAVE A REPLY