DKR Demo BPJS Kesehatan Tuntut Jaminan Kesehatan Gratis

0
19

www.depoktren.com–Adukan ketidakpuasan terhadap aturan baru dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, masyarakat Kota Depok yang tergabung dalam Dewan Kesehatan Rakyat Kota Depok gelar aksi demo ke Istana Negara di Jakarta hari ini, Rabu 12 September 2018.

Menurut informasi yang dihimpun,sebelum berangkat mereka berkumpul di lampu merah juanda, tepatnya taman kampung kita Depok.

Ketua DKR Kota Depok Roy mengatakan Peraturan Direksi BPJS Kesehatan No 2,3 dan 5 Tahun 2018 semakin memberatkan dan merugikan pasien, dokter, perawat, bidan dan rumah sakit.

Menurutnya, walaupun sudah membayar iuran BPJS namun ternyata tidak untuk menanggung biaya persalinan normal di rumah rumah sakit, selain itu untuk warga miski yang mengalami katarak walau memiliki kartu BPJS terancam buta, karena tidak lagi ditanggung BPJS.

Seluruh pasien BPJS yang membutuhkan rehabilitasi medis, harus membayar sendiri semua biaya pelayanan kesehatan.

Roy menegaskan, untuk itu Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) akan menghadap Presiden Jokowi untuk mengadukan rusaknya pelayanan kesehatan yang ditanggung BPJS.
Aksi DKR ke Istana Merdeka.

“Kami akan menuntut pencabutan
Semua Peraturan BPJS yang merugikan rakyat dan mengganti segera Direksi BPJS Kesehatan. Kami juga meminta Jaminan Kesehatan gratis berkualitas untuk seluruh rakyat di kelas 3 di rumah sakit pemerintah di seluruh Indonesia,” bebernya.

Roy menjelaskan, atas aturan tersebut pihaknya menuntut jaminan kesehatan gratis berkualitas untuk seluruh rakyat, di kelas tiga cukup dengan menunjukkan KTP.

“Kedua, kami meminta bebas bayar real cost untuk semua pelayanan di rumah sakit. Juga, pemerintah mencabut semua peraturan BPJS Kesehatan dan Menkes yang merugikan rakyat,” paparnya.

Selanjutnya, untuk tuntutan terakhir pihaknya menuntut dana cukai rokok atau tembakau yang mencapai lebih dari Rp 80 Triliun, agar 100 persen untuk biaya kesehatan seluruh rakyat Indonesia.

“Dengan ini semua, DKR meminta perbaikan sistem kesehatan, sebelum kita menjadi korban,” pungkasnya. (Octa)

19 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY