Di Depok, Terdapat 8.000 Bayi Terlahir Kerdil

0
95

www.depoktren.com–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, mencatat jumlah bayi dibawah umur lima tahun (balita) terkahir kerdil alias stunting mencapai 8.000 balita dari total 250.000 balita, setiap tahunnya.

Banyaknya angka tersebut diakibatkan asupan gizi kepada balita kurang baik. “Sekitar 0,4 persen dari total 250.000 balita yang dibawa lima tahun mengalami stunting,” ujar Kepala Dinkes Depok, Noerzamanti Lies Karmawati, Jumat (3/8/2018).

Menurut Lies, penangan kasus stunting cukup panjang. Untuk itu pihaknya melakukan berbagai upaya, yaitu dengan intervensi langsung kepada orangtua dengan memberikan vitamin darah merah.

Selain itu juga melakukan berbagai penyuluhan, agar para ibu dan remaja memahami penyebab dan cara mengatasinya. “Kita lakukan penyuluhan dan intervensi kepada orang tua, agar melakukan pencegahan. Jangan sampai lahir stunting,” terangnya.

Stunting disebabkan oleh beberapa faktor antara lain genetik, perilaku, lingkungan, dan pelayan kesehatan. Namun, genetik pengaruhnya hanya 15 persen, lingkungan 45 persen perilaku 35 persen, dan pelayanan kesehatan hanya 5 persen.

“Makanya kenapa kami intervensi kepada para ibu dan wanita yang belum nikah, karena perilaku dan lingkungan memberikan pengaruh yang dominan munculnya bayi Stunting. Apalagi sekarang banyak remaja yang tidak makan sayur dan buah. Sehingga kekurangan haenoglobin,” jelas Lies. (Aris)

95 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY