Ini Pengakuan RS Hermina Depok Selama Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

0
41

www.depoktren.com–Direktur Rumah Sakit (RS) Hermina Kota Depok, dr Gloria Ilona mengatakan Rumah Sakit Hermina Kota Depok berkerja sama dengan BPJS Kesehatan dimulai sejak tahun 2014 yang lalu.

Tentunya selama kerja sama tersebut Rumah Sakit Hermina Kota Depok terus berusaha memberikan pelayanan yang ma

“Tawaran apa jadi kami dalam memberikan pelayanan kesehatan BPJS Kesehatan dan non BPJS. Kami memposisi kan diri rumah sakit rujukan. Yang kami lakukan menaikan Akreditasi C ke B. Petanya suspect dan kami rekrut semua dokter spesialis bedah, anak dan mata,” ujar Gloria, Kamis (2/8/2018).

Menurut Gloria, pihaknya, ingin agar RS Hermina bisa menjadi rumah sakit yang masyarakat Depok tidak perlu ke luar daerah ketika berobat baik jantung dan semuanya. “Kami ingin seperti RSCM,” tegasnya.

Diutarakan Gloria, tim inasis mempelajari regulasi dengan merekrut tenaga IT dan beberpa dokter yang handal. “Tujuannya kita ingin memberikan pelayan yang naik,” terangnya.

Pemberian pelayanan kepada RS JKN KIS harus sesuai standar yang ditentukan. “Implementasi lima tahun. Keberlangsungan finansial tipsnya komitmen akan memberikan pelayanam yang sudah tertuang dalam pelayanan. BPJS terlambat dana talangan. Beberpa bukan walaupun terseok. Mohon diprbaiki BPJS agar membayar sesuai. Dan, 2019 harus di perbaiki tidak ada strategi khusus tapi efisiensi anggaran,” tuturnya.

Tiga layanan kesehatan yang diberikan yakni perbaiki katarak, kangker, lahir. “Kebutuhan itu dibuat yang kami harapkan dari ruang sakit bisa jadi titik temu. Menanggapi ketentuan tersebut kami duduk bersama rumah sakit dan dokter. Apa yang harus dilakukan. Tujuannya kita tetap laksanakan tiga hak tersebut dengan memperhatikan kualitas,” paparnya.

Dari tahun ke tahun ada perbaiki pelayan sudah bagus. Mudah-mudahan tidak ada lagi pembayaran Jatuh tempo. “Sosialisasi regulasi baru belum kurang. Belum mengerti sistem rujukan. Kami juga akan bangun sistem ATM Metro, kartu BPJS dan Rujukan saja. Mita efisiensi dalam hal pelayanan. Kita masih banyak belajar dari operasional. Dan juga kita optimalkan kunjungan,” pungkas Gloria. (Octa)

41 total views, 3 views today

LEAVE A REPLY