PPDB SMPN Depok, Banyak Orang Tua Siswa Mendadak Miskin

0
61

www.depoktren.com–Akibat anaknya tidak dapat masuk ke sekolah lanjutan pertama (SMP) Negeri di Kota Depok dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN 2018.

Puluhanorang tua siswa yang mendadak mengaku miskin menggelar demo mendatangi kantor Dinas Pendidikan (Disdik), yang berada di lingkungan Balaikota Depok, Rabu (11/7) lalu.

“Benar, kami hadir disini untuk mengeluhkan dan meminta penjelasan dari Disdik setempat kaitan PPDB tahun 2018 tingkat SMPN yang sangat merugikan warga miskin,” keluh Koordinator aksi demo orang tua siswa miskin, Roy Pangharapan.

Dia menceritakan, bahwa ada informasi  jalur non akademik yang seharusnya dipergunakan untuk warga miskin banyak yang dipergunakan oleh oknum tertentu termasuk adanya kerjasama antara jajaran TNI, Polri, Kejaksaan dan lainnya di Kota Depok.

“Seharusnya, mereka yang mampu tidak perlu lagi menggunakan jalur khusus agar anaknya masuk ke sekolah yang dituju,” ucap Roy.

Roy berharap jatahnya siswa miskin tersebut agar di berikan hak kepada warga miskin yang memang tidak memiliki uang untuk anaknya melanjutkan di sekolah swasta.

“Untuk itu, kami datang untuk menanggih janji kaitan penerimaan siswa miskin melalui PPDB tahun 2018. Hampir setiap tahun selalu saja muncul kasus sepeti ini,” imbuhnya.

Kepala Seksi SMP Dinas (Disdik) Depok, Diah Haerani saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kamis (12/7/2018) menegaskan, pihaknya telah melakukan PPDB SMPN 2018 sesuai aturan dan berpatokan dengan Peremendikbud No 14 Tahun 2018 tentang zonasi. 

Disidik Depok tidak pernah menolak siswa miskin asal benar-benar miskin dan sesuai aturan yang telah ditetapkan dalam PPDB SMPN 2018.

“Di dalam aturan, setiap sekolah memiliki batasan NEM terendah siswa. Selain itu ada sistem zonasi. Untuk siswa miskin acuannya zonasi yang diperkuat dengan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari RT/RW dan kelurahan. Jadi, tidak ada penolakkan untuk siswa miskin,” terang Diah. (Papi Ipul)

61 total views, 4 views today

LEAVE A REPLY