DLHK Depok Komit Tanggulangi Sampah

0
147

www.depoktren.com–Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, terus berusaha semaksimal mungkin untuk 
menanggulangi permasalahan sampah.

“Jadi dengan upaya maksimal yang dilakukan tersebut agar bisa menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati, Senin (09/07/2018), di Balai Kota Depok, Rabu (11/7/2018).

Sementara itu, pihaknya sudah mempunyai sebanyak 32 Unit Pengolah Sampah (UPS) yang bisa dioptimalkan. Dengan adanya UPS ini yang akan bekerja untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos maupun cair, serta mengolah sampah plastik untuk dijadikan barang bernilai ekonomis.

Sedangķan untuk mencegah adanya pembuang sampah liar, pihaknya juga intens melakukan monitoring dengan menurunkan Tim Buru Sergap (Buser) Kebersihan di beberapa lokasi. Bahkan DLHK juga telah memiliki Tim Jaga Gonda yang bertugas melakukan monitoring kebersihan, khusus di Jalan Margonda.

“Jadi dengan adanya tim Buser dan Tim Jaga Gonda kami rutin melakukan monitoring di lokasi yang rawan akan pembuang sampah liar. Kami juga telah memberikan sanksi tegas terhadap mereka yang tertangkap basah membuang sampah dengan melakukan Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” jelas Etty.

Menurut Etty, untuk jangka panjang pihak DKLH Depok, terus melakukan komunikasi dengan Provinsi Jawa Barat (Jabar), agar pengoperasian TPA Nambo segera direalisasikan. Diharapkan dengan beroperasinya TPA Nambo, dapat mengurangi volume sampah sebesar 1200 ton yang setiap harinya masuk ke TPA Cipayung.

“DKLH Depok terus menjalin komunikasi dengan Provinsi Jabar, saat ini proses pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sedang berlangsung. Kalau tidak ada halangan, insya Allah tahun ini, Pemkot bisa memulai pembuangan sampah ke Nambo,” tutur Etty.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Manto mengungkapkan, untuk menangani longsor sampah yang terjadi di Kali Pesanggrahan, Pasir Putih, yang lokasinya bersebelahan dengan TPA Cipayung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok telah berkomunikasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).

“Jadi, kami sudah berkoordinasi dengan BBWSCC mengenai masalah pengerukan Kali Pesanggrahan yang mendangkal, akibat longsoran sampah TPA Cipayung. Saat ini kita masih menunggu proses yang sedang berjalan,” ungkap Manto. (adv/Papi Ipul/Rus)

147 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY