Pelecehan Seksual Anak, Berikut Kronologis Pelaku Masukan Tangan Kedalam Celana Korban

0
111

www.depoktren.com–Pelaku pelecehan seksual anak di Komplek Perumahan Ferari Tirtajaya, Sukmajaya, Depok ternyata cukup dikenal warga.

Menurut Ketua RT 3 RW 4, Munir, pelaku ternyata tetangga korban yang berada di luar komplek perumahan Ferari Tirtajaya Indah di Jalan Romo.

Jalan Romo menjadi batas wilayah antara RT 3 RW 4 tempat tinggal pelaku pelecehan dengan wilayah RT 4 RW 4 lokasi komplek perumahan.

“Saya dan warga cukup kaget apa yang dilakukan pelaku yang dikenal warga sebagai tetangga yang baik, sering bergaul dan berbincang dengan warga,” ujar Munir, usai mengamankan pelaku ke Mapolres Depok Ahad (8/7/2018).

Dia menambahkan, salut dengan tim Polres Depok yang langsung bergerak mengamankan pelaku.

“Pihak Polres Depok meminta saya memberikan keterangan latar belakang pelaku untuk melengkapi laporan pemberkasan perkara,” tuturnya.

Munir mengaku kaget atas peristiwa yang menimpa warganya sebagai korban. Warga perumahan Ferari sebenarnya cukup berkontribusi dan berinteraksi positif dengan warga sekitarnya.

Sementara pelaku yang sudah lama mengontrak di lingkungan RT 3 RW 4 sebenarnya sering bergaul dengan warga komplek perumahan bahkan sering membantu jika ada kerja bakti bersama lingkungan warga sekitar.

“Saya nggak percaya kalau dia berbuat seperti ini. Padahal punya anak 2, perempuan semua sudah besar-besar,” terangnya.

Dari keterangan petugas keamanan komplek perumahan, Deni, sebelumnya pelaku bernama Ari Gunawan (46) sempat duduk berbincang soal piala dunia sebelum menemui korban berinisial N (12) yang disuruh orangtuanya ke warung. “Ya warungnya tutup,” kata korban.

Mendengar itu, pelaku kemudian mengantarkan korban ke warung lain lewat jalan sempit dan gelap dekat tanah kosong dan terhalang rumah. Diduga di tempat itulah korban dilecehkan dengan memasukkan tangan ke dalam celana korban.

Setelah itu, korban pulang ke rumahnya dan mengadu pada sang ibu. Sementara pelaku sempat diam sejenak dekat pos sekuriti lalu pergi seolah menyadari perbuatannya telah melanggar hukum.

Ayah korban kemudian mendatangi rumah pelaku bermodalkan informasi pelakunya bapak-bapak pendek berbaju biru. Namun pelaku sempat tidak ada di rumah. Setelah menanti kedatangan pelaku ke rumahnya, sang ayah kembali mendatangi rumah pelaku dan langsung melabraknya dengan tuduhan pelecehan terhadap anaknya.

“Lu apain anak gua?” teriak sang ayah sambil menarik pelaku ke pos sekuriti.

Pelaku awalnya tidak mengakui perbuatannya. Namun akhirnya setelah dibogem mukanya, pelaku mengakui perbuatannya dan meminta maaf atas perbuatannya. Tak lama warga berdatangan dan sempat memukul pelaku hingga meringkuk tak berdaya seakan penuh penyesalan.

Mendapat laporan adanya dugaan tindak pidana pelecehan anak, tim Reskrim Polres Depok pimpinan Iptu Harun Al-Rasyid langsung bergerak ke TKP untuk mengamankan pelaku ke Mapolres Depok.

Sementara korban bersama orangtuanya dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk visum.

Sedangkan pelaku yang sudah diamankan, diperiksa unit Reskrim Polres Depok untuk dimintai keterangan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepala Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK), Eka Bachtiar menegaskan, pihaknya akan membantu pendampingan pada korban, dan jika dibutuhkan juga pada orang tau korban.

“Kami akan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Depok dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk memberikan pendampingan pada korban dan orang tua korban,” tegasnya. (Herry Setiawan)

111 total views, 6 views today

LEAVE A REPLY