Pendatang Baru Wajib Urus SKTT, Setiap RT Harus Mendata

0
24

www.depoktren.com–Para pendatang baru diwajibkan mengurus Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) jika ingin menetap sementara di Kota Depok. “SKTT tersebut diperlukan sebagai data diri sementara selama menetap di Kota Depok,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Diarmansyah, dalam rilisnya, Selasa (3/7).

Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 10 tahun 2015 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan, warga pendatang baru non permanen yang menetap di Kota Depok lebih dari 14 hari wajib memiliki SKTT.

“Dengan SKTT dapat memudahkan untuk pendataan dan pengawasan bagi warga pendatang baru,” terang Diarmansyah.

Menurut Diarmansyah, untuk pembuatan SKTT dapat dilakukan di kantor kelurahan. Setiap SKTT memiliki masa berlaku selama enam bulan dan dapat diperpanjang.

“Kami mengimbau agar warga pendatang baru di Kota Depok untuk taat administrasi sesuai dengan Perda yang berlaku di Kota Depok. Dimana bagi warga pendatang baru wajib melapor 1×24 jam kepada Ketua RT/RW setempat dan membuat SKTT,” imbaunya.

Sementara itu, Camat Limo, Herry Restu Gumelar meminta pengurus RT-RW di Kecamatan Limo mendata warga pendatang baru di wilayahnya. Hal tersebut sangat penting untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Jika ada warga pendatang baru wajib diperiksa identitasnya. Begitu juga dengan warga Limo, jika membawa kerabat harus segera melapor ke RT-RW setempat,” terangnya.

Dia menjelaskan, langkah antisipasi tersebut sudah diinstruksikan kepada semua lurah yang ada di Limo. Untuk itu, diminta lurah menyampaikan kembali kepada pengurus RT-RW yang ada di wilayahnya.

“Karena sudah menjadi kewajiban tamu wajib lapor dengan menunjukkan identitas e-KTP asli. Peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk selalu menjaga kamtibmas,” jelasnya. (Papi Ipul)

24 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY