Harga Beras Turun Tapi Harga Gabah Naik

0
82

www.depoktren.com–Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengatakan bahwa pada Juni 2018 harga beras di tingkat konsumen mengalami penurunan. Akan tetapi harga gabah di tingkat produsen meningkat sehingga baik untuk kesejahteraan petani.

“Di level konsumen ada penurunan harga, sedangkan di level produsen ada peningkatan harga,” kata Kecuk Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (2/7/2018).

Menurut Kecuk, kenaikan harga gabah kering panen di petani 2,1 persen akan membuat kehidupan petani menjadi semakin baik. Kepala BPS memaparkan harga gabah kering panen pada Juni 2018 tercatat Rp 4.650 per kilogram. Kenaikan harga tersebut dinilainya karena panen raya sudah berlalu. “Musim panen raya biasanya adalah Maret dan April, dan Mei bulan menurun. Biasanya pada Agustus mulai panen kembali,” tutur dia.

Harga beras pada Juni 2018 baik untuk kualitas premium, medium, dan rendah mengalami penurunan. Harga beras premium turun 0,48 persen, medium turun 0,6 persen, dan beras rendah turun 0,67 persen.

Sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk menunda penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras kualitas medium menjadi Rp 8.900 per kilogram. Saat ini HET yang ditetapkan senilai Rp 9.450 per kilogram untuk wilayah Jawa. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi terbatas di Kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, pemerintah masih akan melihat perkembangan harga komoditas tersebut dalam waktu dekat. (Supri)

82 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY