Beredar Surat Tardip Nyatakan Konferwil PWI Depok Tak Sesuai Aturan

0
234

www.depoktren.com–Terkuak ternyata Tardip Panggabean pernah berkirim surat ke PWI Pusat menyatakan pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) PWI Kota Depok janggal dak tak sesuai aturan Petaturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD PRT) PWI.

Pernyataan tersebut dituangkan Tardip melalui suratnya yang ditujukan ke Ketua Dewan Kerhormatan PWI Pusat, Ilham Bintang tertanggal 27 April 2018 yang ditandatangani Tardip Panggabean Yopi Ramelan dan Lucy Angreeni selaku anggota dan pengurus PWI Depok.
Dalam surat tersebut, melaporkan adanya kejanggalan terhadap proses pelaksaan Konpercab (istilah Tardip) untuk pemilihan Ketua PWI Depok, yang terkesan sangat janggal, yakni tidak sesuai dengan aturan PD PRT PWI.

“Dimana dalam proses tersebut kami nilai bahwa Plt Ketua PWI Depok Bapak Wawan terkesan tidak netral alias memihak,” ujar Tardip dalam surat tersebut.

Keberatan Tardip, karena dalam menentukan Ketua Panitia Pelaksana Konpercab langsung menunjuk Hery Setiawan, padahal Hery Setiawan saat ini sudah merupakan anggota PWI Kab Bogor di Cibinong.

“Harusnya Plt Ketua PWI Depok bapak Wawan mengundang dan memberitahukan kepada kami baik itu lewat surat ataupun lewat HP untuk klarifikasi, namun hal itu tidak dilakukan sebagaimana mestinya, tapi dilakukan secara sepihak dengan kehadiran kubu Hery mendatangi pengurus PWI Jabar beberapa waktu lalu. (ada sesuatu hal),” jelasnya dalam surat tersebut.

“Sebab mengingat sebelumnya bahwa Hery sudah minta mutasi/pindah ke PWI Kab Bogor, berarti sudah keluar dari PWI Depok. Harusnya kalau Hery Setiawan kembali lagi kepada PWI Depok, terlebih dahulu harus ada surat pindah dari PWI Kab Bogor, serta surat tanda penerimaan dari PWI Depok bahwa dirinya sudah merupakan anggota PWI Depok kembali, dimana surat tersebut tidak ada, karena saya mengetahui selaku sekretaris PWI Depok,” tulisnya dalam Surat tersebut.

Selanjutnya isi surat tersebut. “Namun sebelumnya kami heran melihat tindakan dari Ketua Bidang Organisasi PWI Jabar, bapak Saprin, ketika kami berkunjung ke PWI Jabar silaturahmi berkaitan dengan proses Konpecab PWI Depok, dimana bapak Saprin langsung menunjuk saudara Hery Setiawan untuk ketua pelaksana Konpercab saat itu, jadi terkesan ada dugaan unsur rekayasa. Hal itu sangat fatal karena Hery hingga saat ini statusnya masih anggota PWI Kab Bogor di Cibinong,” tuturnya dalam surat tersebut.

“Selanjutnya berdasarkan peberitahuan dari bapak Wawan kepada kami, bahwa pelaksaan Konpercab pemilihan Ketua PWI Depok, akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 30 April 2018 bertempat di Kantor Koni Depok,” terangnya.

“Kemudian kami mempertanyakan terkait anggota peserta yang akan memilih calon Ketua PWI Depok, dijawab oleh pak Wawan, ada sekitar 7 orang sebagai anggota biasa, yaitu 1. Tardip Panggabean, 2 Hendri Arifianto, 3. Windarto, 4. Sudibyo, 5. Suwandi, 6 Rahmat Tarmudji, 7 Heri Setiawan. Namun nama Lucy Angreeni dihapus oleh Wawan, padahal Lucy adalah merupakan pengurus PWI Depok yaitu ada di KSB,” jelasnya.

“Dari tujuh anggota tersebut, yaitu bahwa Sudibyo dan Suwandi, statusnya masih anggota muda, baru di proses dan diajukan menjadi anggota biasa bulan ini, tapi hal itu dianggap oleh PWI Jabar sudah menjadi anggota biasa, dengan tujuan untuk mark up suara pemilih, dengan jelas bahwa PWI Jabar telah melanggar aturan PD PRT PWI. (terkesan ada kepentingan tersembunyi dari onum-oknum anggota PWI Jabar dengan komplik interest),” papar Tardip dalam suratnya itu.

Sekretaris PWI Jabar, H Wawan membenarkan adanya surat laporan Tardip sebelum pelaksanaan Konferensi yang ditujukan ke PWI Pusat.

“Surat pak Tardip sudah di klarifikasi. Surat itu sudah dicabut. Namun, kita tetap mau ngirim surat tertulis ke PWI Pusat untuk menjawab surat tersebut,” terang H Wawan saat dikonfirmasi, Senin (14/5/2018).

Menurut H Wawan, pihaknya juga sudah menerima surat penjelasan Tardip yang isinya, “Sehubungan, dengan adanya surat laporan saya beberapa waktu lalu kpd bapak Bintang terkait adanya dugaan mis administrasi, maka dengan ini saya klarifikasi, bhw hal itu sudah diluruskan oleh pengurus PWI Jabar, sifatnya hanya miskomunikasi saja. Dengan ini bahwa surat pengaduan tersebut saya cabut, karena tidak ada lagi permasalahan, semuanya sudah beres. Demikian surat klarifikasi dan pencabutan surat lsporan saya tersebut. Hormat saya, Tardip Panggabean.” (Rus/Ipul)

234 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY