BTN Jual Rumah Sitaan, Dimulai Dengan Harga Rp 30 Juta

0
144

www.depoktren.com–Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon Napitupulu menjelaskan masyarakat masih bisa mendapatkan rumah dengan harga yang murah. Rumah-rumah tersebut adalah hunian yang tercatat sebagai kredit macet di BTN dan masuk kategori rumah sitaan. 

“Sekarang bisa beli rumah dengan harga yang murah, yaitu rumah second tapi memang kondisinya juga tidak sebagus baru. Tapi kalaupun renovasi masih lebih murah daripada beli rumah baru,” kata Nixon dalam diskusi di Restoran Bebek Bengil, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Nixon menjelaskan, saat ini BTN memiliki portal online rumahmurahbtn.com untuk memasarkan rumah-rumah yang masuk dalam kategori kredit macet BTN di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan karena BTN menilai sekarang pengguna internet sudah mencapai 143 juta orang dan dinilai cocok untuk pemasaran lewat jalur online.

“Biasanya orang kalau mau cari rumah kan searching dulu di internet baru melihat harga, lokasi dan angsuran setelah itu dibandingkan. Selanjutnya baru menentukan beli cash atau kredit,” terangnya.

Saat ini ada sekitar 5.206 unit rumah sitaan yang dipajang BTN di dalam portal tersebut. Nilainya hampir mencapai Rp 1,9 triliun. Target akhir tahun ini BTN bisa memajang sebanyak 10.000 unit rumah sitaan di laman tersebut.

Nixon meyakinkan meskipun rumah sitaan, BTN memastikan bahwa rumah tersebut sudah bersih dari semua masalah. 

“Dipastikan surat-surat sudah clear semuanya sudah beres. Kami tidak mau jual masalah, semuanya harus terverifikasi dengan baik dan minim risiko,” ujar dia.

Dia menjelaskan, saat ini jumlah pengunjung rumahmurahbtn.com sudah mencapai 112.699 orang. Menurut Nixon ini artinya banyak orang yang ingin membeli rumah murah melalui online.

Harga rumah yang dipajang di website mulai dari Rp 38 juta terletak di kawasan Cileungsi hingga Rp 4 miliar terletak di kawasan Jakarta.

Menurut Nixon untuk rumah sitaan ini, calon pembeli bisa mengajukan skema KPR untuk pembelian. Hal ini untuk memudahkan masyarakat yang belum bisa membeli rumah secara cash. 

Untuk pengajuan KPR rumah sitaan sama dengan pengajuan KPR biasa yakni harus menyiapkan syarat seperti identitas, kartu keluarga, surat keterangan hingga uang muka.

Nixon menambahkan kini lewat situs dan aplikasi BTN pembeli yang berminat juga bisa mengikuti lelang untuk meraih rumah impian. Untuk pembelian rumah lelang mekanismenya sama dengan pembelian rumah baru pada umumnya, di mana sertifikat dipegang oleh bank dan diberikan saat pelunasan. 

Bedanya, calon pembeli mendaftarkan diri melalui situs Dirjen Kekayaan Negara (DJKN) setelah itu menyetor uang jaminan sebesar 20% dari harga limit yang ditetapkan. Setelah dinyatakan menang oleh pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan lelang (KPKNL) maka pembeli akan melakukan pelunasan sisa pembayaran kemudian diterbitkan risalah lelang dari KPKNL.

Risalah lelang ini nantinya menjadi dasar bagi pemenang lelang untuk pengambilan sertifikat di Bank BTN juga untuk balik nama di Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. 

Aset properti baik berupa rumah tinggal baik subsidi maupun non subsidi, tempat usaha maupun kavling tanah tersebut tersebar di seluruh nusantara dan diawasi setidaknya 64 cabang Bank BTN. Sejak diluncurkan sampai sekarang aset yang terjual rata-rata dengan rentang harga Rp 300 -900 juta dengan lokasi tersebar seperti Serpong, Bekasi, Tangerang, Purwakarta, Semarang, Manado, Makassar, Kendari, Jambi, Pontianak, Balikapapan, Medan.

Dari aplikasi ini anda akan mendapatkan informasi jumlah rumah yang dijual di seluruh Indonesia. Kemudian, anda juga bisa mendapatkan informasi harga, lokasi dan luas bangunan hingga harga yang dipasang. Untuk informasi lebih lanjut anda diminta menghubungi PIC melalui nomor handphone yang dipasang di website. (Supri)

144 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY