Edan, Terungkap Ada 350 Perawan Indonesia Ikut Lelang di Cinderella Escorts

0
275

www.depoktren.com–Ini zaman edan. Untuk itu waspadalah bagi orang tua dengan anak-anak gadisnya di era jagad maya saat ini.

Hidup mewah dengan uang berlimpah menjadi salah satu daya tarik anak-anak gadis saat ini untuk menjual keperawanannya ke para lelaki hidung belang di mancanegara melalui situs lelang keperawanan.

Situs lelang keperawanan gadis-gadis Cinderella Escorts yang bermarkas di Jerman menyebutkan ada 350 gadis perawan dari Indonesia yang mengajukan dirinya untuk ikut lelang keperawanan.

“Harga keperawanan gadis Indonesia cukup tinggi, peminatnya juga cukup banyak,” kata pemilik Cinderella Escorts, Jan Zakobielski (JZ), Sabtu (31/3/2018).

Menurut Jan, pihaknya cukup banyak stok perawan Indonesia dengan harga yang cukup mahal. “Tentu saja kita banyak sekali memiliki stok perawan gadis Indonesia yang melamar kepada kami,” terangnya.

Jan juga mengungkapkan, para lelaki ‘hidung belang’ yang memesan lewat lelang keperawanan ternyata juga banyak dari pria Indonesia, ada pengusaha, ada juga politikus.
“Ada seorang politisi terkenal dari Indonesia yang menawar dengan harga tinggi keperawanan seorang gadis Indonesia,” ungkapnya.

Diutarakan Jan, pihkanya juga mendapat bookingnya dari Indonesia, para orang kaya Indonesia agar bisa mendapat para perawan lewat jasa di Cinderella Escorts. “Permintaan ini sepertinya datang setiap hari dari para pengusaha Indonesia,” tegasnya.

Jan, menuturkan, adapun proses pembayaran wanita perawan yang dilelang yakni penawar dan atau pembeli harus mengirimkan dulu uangnya 10 persen di muka melalui akun bank yang telah ditetapkan. Lalu, akan diberitahukan pada saat sudah jadi deal.

“Orang itu dinyatakan pemenang lelang dapat sang perawan, kami datang bersama si perawan bertemu si pembeli. Setelah itu ditandatangani kontrak dan uang diterima tunai 90 persennya selesailah proses jual beli tersebut. Setelah uang diterima tentu saja kita berikan 80 persen uang kepada si wanita,” tuturnya.

Jan yang mengaku sudah 3 tahun menjalankan bisnis ini secara profesional dan sangat terorganisir dengan sempurna sebagai sebuah agensi. “Saya kira kita akan memiliki setidaknya 50 persen lebih sedikit di dalam penerapannya mengenai perawan yang ada di Indonesia saat ini dan mendatang,” pungkasnya. (Supri)

277 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY