Kader Posyandu di Limo Ikuti Sosialisasi ASI Eksklusif

0
16

www.depoktren.com–Ada sebanyak 72 kader posyandu mengikuti sosialisasi manfaat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif bagi bayi di Aula Kecamatan Limo pada 6-9 Februari 2018. Sosialisasi tersebut dilakukan agar semua anak di Kecamatan Limo mendapat ASI eksklusif.

Pejabat Teknis Badan Layanan Unit Daerag (BLUD) UPT Puskesmas Limo, Indah Sri Rezeki Amelia mengatakan, pihaknya akan terus berikan dukungan, serta sosialisasi terkait pentingnya ASI Eksklusif bagi ibu. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif bagi bayi.

“Sosialisasi ini merupakan bagian dari program Puskesmas Limo yaitu program gizi masyarakat. Peserta sosialisasi ini nantinya akan membantu dalam memberikan sosialisasi kepada para ibu di lingkungan sekitar,” terangnya.

Menurut Indah, sosialisasi akan dilakukan dalam berbagai kesempatan. Lurah dan kader posyandu maupun RW siaga juga diminta aktif membantu sosialisasi ASI Eksklusif tersebut. Sebab, sambungnya, tercatat sudah 56 persen cakupan ASI eksklusif di wilayah Limo.

Lanjut Indah, jika adanya warga yang tidak memberikan ASI Eksklusif pada bayi disebabkan oleh banyak faktor. Diantaranya alasan kesibukan ibu muda dalam karier atau aktivitas keseharian. Kondisi ini diperparah mitos bahwa ibu menyusui payudaranya akan kendur.

“Karena itu, kami ingin meningkatkatkan keterampilan kader posyandu dalam memberikan motivasi kepada ibu hamil dan menyusui untuk memberikan ASI eksklusif untuk bayi mereka,” tuturnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga ingin memberi edukasi masyarakat mengenai pemberian makanan pada bayi yang usia kurang dari 6 bulan, justru akan menyebabkan anak rentan terkena penyakit. Sebab, lambung anak di usia tersebut masih kecil dan lemah untuk mengolah makanan yang masuk. Termasuk usus juga belum mampu menerimanya. Apalagi di usia tersebut gigi belum banyak tumbuh.

“ASI Eksklusif banyak manfaatnya bagi anak. Dengan ASI akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih dibanding bayi yang sudah mengonsumsi makanan atau minuman tambahan sebelum usia 6 bulan,” pungkas Indah. (Aris)

16 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY