Hasil Penelitian, Meningkat Bunuh Diri di AS

0
74

www.depoktren.com–Berdasarkan penelitian, angka kematian akibat bunuh diri di AS meningkat hampir 10 persen menyusul kematian aktor Robin William. Peningkatan terutama di kalangan pria, dan mereka seperti halnya Williams, juga mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri.

Menurut hasil penelitian yang dikeluarkan jurnal ilmiah PLOS One, Rabu (7/2/2018) dalam rentang lima bulan dari Agustus sampai Desember 2014, tercatat 18.690 kasus bunuh diri, meningkat 9,85 persen dari perkiraan.

Williams, peraih Oscar saat membintangi Good Morning, Vietnam tewas pada Agustus 2014 di usia 63 tahun dan mengagetkan para penggemarnya di seluruh dunia. Pihak berwenang mengungkapkan, Williams tewas akibat menggantung dirinya di rumahnya di utara Kalifornia. Pihak berwenang juga menyatakan Williams menderita lew body dementia, semacam penyakit yang menyebabkan menurunnya kemampuan mental.

Kasus kematian akibat bunuh diri menyusul kematian Williams kemudian meningkat sebesar 12,9 persen untuk kategori pria berusia 30-44 tahun. Hasil penelitian juga mengungkapkan kematian akibat gantung diri meningkat sebesar 32 persen.

Meski tidak bisa dibuktikan, penelitian tersebut yakin meningkatnya kasus bunuh diri tersebut berhubungan dengan Williams. Liputan besar-besaran media diyakini ikut menyumbang peningkatan tersebut, terutama di kalangan pria berisiko tinggi bunuh diri, yakni usia separuh baya yang hidup dalam keputusasaan.

Mereka yang semula hanya berniat bunuh diri akhirnya benar-benar nekat mengakhiri hidup mereka. Dampak liputan media yang sangat gencar mengenai selebriti yang bunuh diri ikut berpengaruh terhadap populasi yang lebih luas dan dalam kasus Williams, media memberitakannya secara detail dan sensasional yang kemudian menjadi semakin masif melalui media sosial.

Kasus bunuh diri Kurt Cobain, anggota grup musik Nirvana pada 1994 sebagai contoh, tidak menimbulkan dampak terlalu besar di kota kelahirannya Seattle karena pemberitaannya tidak seluas kasus Williams. “Industri media bisa memberikan dampak positif dan juga negatif dalam kasus bunuh diri. Batasan-batasan mengenai laporan kasus bunuh diri di media tidak dilakukan dalam kasus Williams, ” kata survei tersebut.

Survei menggunakan data yang bersumber dari Pusat Pencegahan dan Pengawasan Penyakit. (Gun)

74 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY