Depok Nggak Aman dan Nyaman Bagi Wanita, Buktinya Kerap Terjadi Aksi Remas Payudara

0
175

www.depoktren.com–Program Depok sebagai Kota Aman, Nyaman dan Religius ternyata hanyalah selogan belaka. Salah satu buktinya yang cukup ngenes yakni kerap terjadi pelecehan seksual dalam aksi remas payudara wanita di pinggir jalan.

Aksi remas payudara ini sudah beberapa kali terjadi di Depok dan kasusnya tak kunjung terungkap. Aksi remas payudara pernah terjadi di Gang Kober Kelurahan Pondok Cina dan juga pernah terjadi di Jalan Pinang, Kelurahan Pondok Cina, pada November 2017 lalu.

Kali ini aksi tersebut kembali terjadi dan terekam CCTV. Peristiwa terjadi Gang Datuk Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Kamis (11/1/2018) pukul 14.30 WIB.

Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku mengendarai motor Vario matic berwarna putih dengan plat nomor B 3720 EA mendekati dari arah belakang seorang perempuan berhijab hitam yang sedang berjalan kaki. Kemudian pelaku memegang payudara perempuan tersebut dengan tangan kiri dan langsung tancap gas menuju Jalan Margonda, Depok.

“Pelaku melecehkan gue dengan memegang maaf payudara dan dia meremasnya sebanyak 1x kemudian ngebut. Buat pelaku nggak akan tenang dan termaafkan. Pelaku pakai baju Nevada. Bantu cari please… gue mau liat dia di penjara PLEASE!! Supaya ga ada korban korban lagi,” tulis korban AMD (21 tahun) di akun facebooknya yang kemudian video CCTV menjadi viral di media sosial (medsos).

Menurut AMD saat melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Depok, Jumat (12/1/2018), ia sempat teriak namun kondisi jalanan sepi. “Saya sudah laporkan ke polisi. Saya berharap pelaku ditangkap karena sudah banyak korban para wanita,” tegas AMD.

Kejadian serupa juga pernah terjadi di Jalan Pinang, Kelurahan Pondok Cina, Beji, Depok pada September 2017 lalu. Korbannya seorang karyawati yang telah dua kali dikerjai pelaku di kawasan Margonda. Dalam aksinya, pelaku menggunakan motor matik. Pelaku meremas payudara korban kemudian kabur.Hingga kini pelakunya belum terungkap.

Satreskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok langsung mengerahkan tim Srikandi Polres Depok membantu penyelidikan dan memburu pelaku pelecehan seksual dengan modus remas payudara. 

Aparat kepolisian dari Tim Inafis Polres Depok kemudian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelecehan seksual modus remas payudara di Gang Datuk Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Depok, Jumat (12/1).

“Tadi tim inafis Polres Depok sudah datang ke lokasi untuk cek TKP, menindaklanjuti laporan pelecehan seksual modus remas payudara. Kemungkinan pelakunya sama. Kita tunggu proses penyelidikannya,” ujar Humas Polres Depok AKP Sutrisno di Mapolres Depok.

Anggota Bhabinkamtibmas Kemiri Muka, Beji, Depok, Aiptu Pol Rojuddin, meminta kepada masyarakat terkait kasus modus kejahatan pencabulan remas payudara ini agar lebih waspada dan berhati-hati jika seorang diri khususnya wanita berjalan di lokasi yang sepi. “Kami mengimbau untuk lebih waspada bagi para wanita,” ucapnya.

Wah, Kota Depok ternyata bukan kota yang aman dan nyaman bagi wanita. (Papi Ipul/Gilang/Mastete)

175 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY