IDI Bantu Sosialisasikan Imunisasi Difteri di Depok

0
56

www.depoktren.com–Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Depok siap membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menangani kasus difteri yang masuk dalam kejadian luar biasa (KLB). 

“Kami akan ikut mensosialisasikan pencegahan wabah akibat kuman corynebacterium diphtheriae kepada masyarakat melalui imunisasi,” ujar Ketua IDI Kota Depok, Sukwanto Gamalyono, Kamis (14/12/2017).

Sukwanto menuturkan, saat ini Indonesia kembali diserang dengan wabah difteri. Menurutnya, penyakit ini sebenarnya bisa ditangkal dengan vaksin DPT yang biasa disuntik kepada anak.

“Kami mendukung program outbreak response immunization (ORI), yaitu pemberian imunisasi DPT, DT kepada semua anak usia di bawah 15 tahun yang tinggal di daerah KLB. Jika umur 2-7 tahun diberikan DPT, untuk usia 7 tahun ke atas diberikan DT atau Td, sehingga anak memiliki antibody yang kuat dan akan memutus mata rantai penyakit tersebut,” jelasnya.

Menurut Sukwanto, difteri sangat mudah menular dan berbahaya. Karena dapat menyebabkan kematian akibat obstruksi larings atau miokarditis akibat aktivasi eksotoksin.

“Difteri sangat menular melalui droplet dan penularan dapat terjadi tidak hanya dari penderita saja, namun juga dari karier (pembawa) baik anak maupun dewasa yang tampak sehat kepada orang-orang di sekitarnya,” tuturnya.

Maka itu, lanjut dia, dalam menghadapi dan mengatasi masalah difteri, seluruh elemen termasuk dokter yang tergabung dalam IDI harus memperbaiki pelaksanaan program imunisasi secara menyeluruh.

“Banyak yang harus dikaji, mulai dari cakupan imunisasi di Indonesia apakah sudah lengkap, kemudian gerakan anti imunisasi yang marak akhir-akhir ini telah menyebabkan banyak orang tua menolak anaknya diimunisasi,” papar Sukwanto.

Dia menambahkan, imunisasi yang menjadi program nasional seharusnya diikuti dan dilaksanakan oleh semua masyarakat. Maka kelompok anti vaksinasi perlu di atasi dengan cara pendekatan tersendiri dan terencana.

“Seluruh anggota IDI Depok siap membantu menanggulangi difteri secara khusus dan meningkatkan cakupan imunisasi di Kota Depok,” pungkas Sukwanto.(Meidya)

56 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY