Geram, Warga Sektor Melati GDC Berencana PTUN Pemkot Depok

0
161

www.depoktren.com—Warga perumahan Grand Depok City (GDC) Sektor Melati , Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong Depok geram dengan ‘janji-janji manis’ Pemeritah Kota (Pemkot) Depok terkait Pembangunan Puskesmas di lahan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) kompleks perumahan tersebut.

Menurut wakil warga GDC RW 05, Lukman, warga segera mengambil langkah hukum karena Pemkot Depok dalam pembangunan Puskesmas di Kecamatan Cilodong sudah berkali-kali melanggar kesepakatan dengan warga. “Kami kini sedang mempersiapkan data-data yg diperlukan untuk mengajukan gugatan kepada Pemkot Depok ke pengadilan,” ujar Lukman, Minggu (3/12/2017).

Menurut Lukman, warga pada dasarnya bukannya tidak setuju dengan pembangunan Puskesmas, namun secara prosedur Pemkot Depok tidak pernah transparan mengenai rencana pembangunan Puskemas. Alasan warga sangat kuat, karena lahan yang menjadi lokasi pembangunan puskesmas merupakan bagian dari fasilitas sosial dan fasilitas umum warga di Sektor Melati Perumahan GDC seluas 2.000m2 lebih.

Selain itu, legalitas proyek pembangunan tersebut dinilai tidak jelas. Warga juga menilai tidak pernah disosialisasikan Pemkot Depok terkait pembangunan puskesmas semilai 1,4 miliar itu.

“Warga merasa ada kesewenang-wenangan Pemkot Depok dalam pembangunan Puskesmas Kecamatan Cilodong. Bahkan kesepakatan dengan warga berkali-kali diingkari Pemkot,” terang Lukman.

Yang rerakhir rencana akan dibangun taman layak anak dilokasi Puskesmas yang bisa diakses oleh warga ternyata dilanggar pula oleh Pemkot Depok.

Sebelumnya, Ketua RT 04 RW 05 Sari mengatakan, telah ada pertemuan antara Camat Cilodong dengan dengan Ketua RW disaksikan warga sepakat untuk membangun taman. Nyatanya kini di area tersebut sudah berdiri gudang medis dan akan dibangun pembuangan limbah medis.

“Warga sudah hilang kesabaran makanya kita akan menggunakan jalur hukum untuk penyelesaiannya,” tegas Sari.

Geram, warga GDC pun membentangkan spanduk untuk menghentikan sementara pembangunan gudang dan pembuangan limbah puskesmas sebagai bentuk protes kepada Pemkot Depok yang selalu mengingkari kesepakatan. (Papi Ipul)

163 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY