Warga Kukusan Keberatan Penentuan Harga Tanah Pembebasan Tol Cijago

0
52

www.depoktren.com–Warga Kukusan, Beji, Depok keberatan dengan penentuan harga tanah oleh penilai (appraisal) pembebasan lahan untuk pembangunan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang tidak sesuai dengan kondisi harga saat ini.

“Terus terang kami keberatan dengan penentuan harga yang tak sesuai dengan harga pasaran tanah saat ini,” kata Syahroni, salah seorang perwakilan warga Kukusan yang mengadu ke Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna di Balai Kota Depok, Rabu (15/11) lalu.

Sebanyak 12 orang perwakilan warga Kelurahan Kukusan,  Kecamatan Beji, Depok melakukan audiensi dengan Pradi mengadu soal hasil tim appraisal Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok.

“Penentuan harga tanah oleh Tim aprraisal tidak sesuai dengan harapan, karena penentuan harga tanah masih berpatokan pada appraisal tahun 2015. Sedangkan peningkatan harga properti selalu meningkat 30 persen setiap tahun,” jelas Syahroni.

Warga Kukusan yang terkena pembangunan Jalan Tol Cijago berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dapat membantu menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi.  

“Agar masalah tersebut bisa terselesaikan. Kami harap Pemkot Depok dapat membantu memberikan solusi,  karena kami sudah pernah ke BPN tapi belum menemui jalan keluar yang memuaskan,” tutur Syahroni.

Mendengar keluhan warga Kukusan tersebut, Pradi berjanji mencarikan solusi. “Selain membantu permohonan appraisal ulang, saya juga akan menjadi fasilitator ke BPN agar persoalan tersebut ada solusinya,” ujarnya.

Diutarakan Pradi, pihaknya sebagai pemegang amanah dari rakyat, patut memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. “Semua keluhan warga terkait dengan penentuan harga lahan nanti akan kita fasilitasi ke BPN agar bisa ada jalan keluarnya,” pungkasnya. (Papi Ipul)

52 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY