SMPN 25 Depok Gelar Jambore dan LDKS Area Perkemahan Alam Segar

0
10

www.depoktren.com–Sebanyak 300-an anggota pramuka penggalang SMPN 25 Depok, menggelar Jambore dan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Kegiatan tersebut diadakan di Area Perkemahan Alam Segar, Curug, Bojongsari, Depok, Jawa Barat,  Jumat-Sabtu, 10-11 Nopember 2017. 

Jambore dan LDKS itu dibuka oleh Majelis Pembina Gugus (Mabigus) SMPN 25 Depok Drs Wahyu Hidayat MPd. Ia didamping jajaran guru dan pelatih serta pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Wahyu Hidayat yang baru dua tahun menjabat sebagai Kepala SMPN 25 Depok, mengatakan, kegiatan Jambore dan latihan dasar kepemimpinan untuk membentuk pribadi yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan. ”Pelaksanaan  LDKS bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember ini adalah momentum yang tepat dalam menanamkan jiwa kepemimpinan yang berkompeten pada diri siswa dan siswi,” ujar Wahyu dalam rilis yang diterim, Sabtu (11/11/2017).

Hal ini, sambung Wahyu, agar para siswa itu kelak menjadi pahlawan-pahlawan negeri  yang memiliki dedikasi tinggi, relegius dan juga berahlak mulia sesuai dengan tema yang diusung ‘Galilah Potensi Diri, Jadilah Pemimpin Negeri’.

Jambore dan LDKS SMPN 25 itu  diikuti oleh seluruh siswa  kelas VII yang berjumlah kurang lebih 300 orang. Mereka  dibimbing oleh beberapa guru pendamping, serta kakak kakak OSIS dari kelas VIII dan IX yang memang berpengalaman.

Ketua LDKS dan Jambore, Deden Saputra SPd mengatakan, pihaknya mengemas kegiatan dengan apik dan semuanya bertujuan untuk menanamkan kepada seluruh peserta memiliki jiwa kepemimpinan. ”Selain menanamkan jiwa kepemimpinan,  dalam LDKS kali ini, siswa diajak untuk ber’game’ ria dengan mengikuti sejumlah permainan dan hiburan yang disediakan oleh panitia,” tutur Deden.  

Deden mengharapkan,  kegiatan tersebut memacu semangat dan kreativitas semua peserta didiknya dengan latar belakang kemampuan yang berbeda. ”Siswa diharapkan menunjukkan segala macam kreativitasnya. Banyak muatan positif yang kiranya bermanfaat bagi siswa-siswi kami sebagai oleh-oleh yang bisa dijadikan pengalaman berharga untuk siswa dalam menghadapi kehidupan di tengah-tengah masyarakat Hal itu  terutama pada sesi nyala api unggun dan renungan malam,” tutur Deden. (Wan/Meidya)

10 total views, 2 views today

LEAVE A REPLY