Atasi Macet di Depok, Lebarkan Tiga Jalan Utama

0
102

www.depoktren.com-Lima tahun mendatang kemacetan di Kota Depok akan semakin parah, terlebih apabila tidak ada penanganan serius, salah satunya pelebaran jalan dan peningkatan kualitas jalan.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmad, di hadapan puluhan wartawan Depok di Rumah Kabeda, Jl HM Usman, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Sabtu (11/11/2017).

Menurut Hasbullah, penyebab terjadinya kemacetan parah di Kota Depok lantaran jumlah kendaraan tidak sebanding dengan ruas jalan. Oleh karenanya, Pemkot Depok harus segera melebarkan jalan-jalan utama seperti  Jalan Tole Iskandar, Jalan Raya Sawangan dan Jalan Raya Cinere.

“Segera lebarkan tiga jalan itu, bentangannya 32 meter, mulai drainase, trotoar, penghijauan jalan dan pembatas jalan,” kata Anggota Komisi IV yang membidangi Pembangunan (Kebinamargaan, Pengairan, Tata Ruang dan Pemukiman) ini.

Menurut Hasbullah, memang tidak mudah merealisasikannya, karena pembiayaannya sangat besar. Untuk pembebasan lahannya saja diperkirakan menelan anggaran Rp2 triliun.

“Kalau dibebankan Pemkot Depok saja sangat tidak mungkin, karena biaya pembebasan ketiga jalan itu mencapai Rp2 triliun. Oleh karena itu pemkot harus meminta bantuan pusat dan provinsi,” katanya.

Hasbullah mengaku miris saat mengetahui Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, kerap terjebak kemacetan, sehingga orang nomor dua di Kota Depok itu kini lebih sering mengendarai sepeda motor ketimbang mobil.

“Saat kondangan di Mekarsari sempat saya tanya, berapa acara untuk hari ini? beliau jawab 20 acara. Seketika saya membayangkan, menghadiri acara sebanyak itu tentunya tidak akan terkejar apabila hanya mengandalkan mobil, solusinya memang harus mengendarai motor,” ucap Hasbullah.

Lantaran itulah Hasbullah menilai Pradi Supriatna mengendarai sepeda motor bukan untuk pamer atau gaya-gayaan, tapi memang sudah menjadi keharusan untuk menghindari kemacetan parah.

“Kalau ada yang mengatakan itu gaya-gayaan sangat salah besar. Beliau mengejar waktu, beliau ingin cepat sampai, untuk memenuhi komitmen beliau atas undangan masyarakat,” demikian Hasbullah.(amr)

102 total views, 2 views today

LEAVE A REPLY