Parpol di Depok Dapat Pengawasan Kesbangpol

0
18

www.depoktren.com- Kini, Kantor Kesatuan Bangaa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok akan melakukan verifikasi lanjutan tekait dana bantuan kepada sepuluh partai politik yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Rencananya penyalurkan akan diberikan setelah dilakukan verifikasi berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Depok Dadang Wihana menuturkan, dana bantuan parpol memang telah diatur oleh Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Oleh karena itu, Pemkot Depok melalui Kesbangpol hanya menjalankan saja.

“Untuk Depok itu disesuaikan dengan perolehan suara daerah yaitu Rp 1077 per suara. Perubahan dan kenaikan itu disesuaikan dengan PP. Untuk bantuan parpol itu memang arahan Undang-Undang dan peraturan pemerintah untuk kebutuhan partai politik terutama untuk pendidikan politik,” tuturnya belum lama ini.

Dirinya menjelaskan, dana bantuan parpol akan diberikan jika parpol menyesuaikan sistem akuntansi pemerintahan. Format pelaporan bentuk surat pertanggungjawaban (SPJ) juga disesuaikan dengan peraturan pemerintah dan organisasi sebagai proses pembelajaran.

“Salah satu syarat untuk pencairan dana adalah setelah audit dari BPK. Lalu ada laporan hasil pemeriksaan, baru kemudian menjalani proses berikutnya. Dalam laporan tersebut harus ada perbaikan dan segala kekurangan yang harus dilengkapi,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, proses selanjutnya ialah penandatangan oleh Wali Kota Depok setelah semua terpenuhi baru pencairan dapat dilakukan. Nantinya parpol akan berhubungan dengan Badan keuangan Daerah (BKD) untuk proses pencairan.

“Ini merupakan subsistem dari sisi politik secara keseluruhan. Pemerintah ingin masyarakat semakin cerdas untuk berpolitik maka semakin sehat demokrasinya. Bantuan tersebut sudah diatur yaitu 60 persen untuk pendidikan politik dan 40 persen untuk administrasi,” ungkapnya.

Dadan menambahkan, Kesbangpol juga memberikan pelatihan bagi partai politik itu untuk mengelola keuangan partai agar format serta pelaporan dilakukan dengan peraturan. Pelatihan tersebut dilakukan setiap tahun untuk para bendahara partai.

“Indonesia sedang berproses dan masyarakat sudah sadar politik. Parpol sebagai wadah turut menumbuhkan kehidupan demokrasi dengan sehat dan bersahabat,” tambahnya.

Ia berharap, dengan alokasi anggaran ini diharapkan setiap parpol dapat melakukan pendidikan politik yang sehat. Yaitu secara fokus dengan melakukan pendekatan konstituen secara bersahabat kepada masyarakat.

“Kalau parpol sehat maka pemilih juga sehat,” tutupnya. (SP/DT)

18 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY