Ditanya Soal Sekda, Pradi Jawab ‘Au Ah Gelap’

0
80

www.depoktren.com-Tiga pejabat Depok yang telah lulus tes masih harus bersabar untuk mendapatkan posisi orang nomor tiga di kota ini, yaitu sebagai Sekretaris Daerah (Sekda). Kini ‘bola panasnya’ bukan lagi di Gubernur Jawa Barat, melainkan di Walikota Depok selaku pemegang hak preogratif.

“Ketiganya sudah saya tandatangani dan serahkan ke Walikota Depok untuk memilih, karena siapa yang akan dipilih itu hak preogratif walikota,” kata Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, kepada depoktren.com di Resto Gula Merah, Margo City, Depok, Minggu (5/11/2017).

Diungkap Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, berdasarkan hasil konsultasi dengan Kemendagri, Walikota Depok dipersilahkan mengangkat salah satu dari tiga calon untuk menjadi Sekda Depok.

“Pemerintah Provinsi hanya sebatas menilai hasil dan proses panitia seleksi dalam pencalonan sekda. Penentuan siapa yang akan menjabat sebagai Sekda Kota Depok diputuskan sendiri oleh walikota Depok,” kata Aher.

Sementara itu Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, mengaku tidak mengurusi pencalonan sekretaris daerah, dan dirinya pun tidak terlibat dalam proses seleksinya.

“Au ah gelap.. maaf saya nggak ngurusin yang begituan, tanya aja ke juragan,” ucap Pradi.

Saat dicecar pertanyaan serupa, lagi-lagi Pradi mengatakan bahwa dirinya tidak pernah diajak bicara dan dilibatkan, “Sudahlah, siapapun yang nanti menjadi sekda, diharapkan mampu bekerja dengan baik dan bersama-sama memajukan Kota Depok,” demikian Pradi.

Seperti diketahui dari 13 calon Sekda Depok yang mengikuti tes dan adu gagasan telah mengerucut menjadi tiga nama, dan ketiga nama tersebut telah mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jawa Barat, dan kini menunggu diputuskan walikota Depok.(amr)

80 total views, 2 views today

LEAVE A REPLY