Instansi Penghasil Limbah Diimbau Perhatikan Prosedur Pennggulangan Kedaruratan

0
17

www.depoktren.com–Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mengimbau kepada rumah sakit maupun institusi penghasil limbah untuk memperhatikan aturan yang berlaku. “Ini kesadaran akan pentingnya penanggulangan kedaruratan yang ditimbulkan dari limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3),” ujar Kepala Seksi Penataan Lingkungan DLHK Kota Depok, Indra Kusuma saat kegiatan sosialisasi penanggulangan kedaruratan B3 di kawasan Margonda, Depok, Senin (29/10/2017).

Diutarakan Indra, imbauan ini dilakukan, karena limbah B3 memiliki karakteristik mudah meledak, mudah menyala, reaktif, infeksius dan beracun. “Proses pengelolaan limbah B3 harus dipahami secara benar. Jika kegawatdaruratan terjadi dan tidak dapat dihindari, staf yang bertugas di instansi tersebut diminta untuk menghubungi Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112, jika terjadi kebakaran maka tim NTPD yang telah mendapat laporan, akan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar),” jelasnya.

Indra mengatakan, jika lokasi kejadian kecelakaan dalam kondisi lalu lintas padat, maka Dinas Perhubungan (Dishub) dan polisi lalu lintas melakukan pengamanan jalan. Sedangkan jika terdapat korban maka tim darurat bencana kesehatan segera ke lokasi kejadian dengan membawa kendaraan ambulans dan peralatan medis lengkap.

“Kami sudah memiliki Tim Penanggulangan B3 dan Depok menjadi pilot project terbentuknya tim ini di Indonesia. Jadi jika memang ditemukan adanya potensi kedaruratan, maka tim kami siap untuk menanggulangi, tentunya dengan melibatkan seluruh Perangkat Daerah (PD) dan instansi vertikal yang terlibat di dalamnya,” tuturnya.

Dia menambahkan, jika terdapat banyak korban jiwa yang timbul akibat bencana dari B3 tersebut, maka Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok segera ke lokasi kejadian untuk bantuan medis. Jika terdapat indikasi kesengajaan, dan kelalaian maka polisi dan DLHK akan mencoba menelusurinya. “Kami membentuk tim yang memang sudah terbiasa menangani hal-hal darurat, dan masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta menghubungi NTPD 112,” pungkasnya. (Meidya)

17 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY