Disdagin Depok Sosialisasikan Harga Beras Sesuai Harga Eceran Tertinggi 

0
19

www.depoktren.com–Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok melakukan sosialisasi kepada para pedagang beras agar tidak menjual barangnya melebihi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sosialisasi ini mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 57 Tahun 2017 tentang Penetapan HET Beras di mana untuk kualitas medium harga yang berlaku di Pulau Jawa sebesar Rp 9.450 dan beras kualitas premium Rp 12.800.

Kepala Bidang Perdagangan Disdagin Kota Depok, Anim Mulyana menjelaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi tentang penetapan HET kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di setiap pasar. Mulai dari Pasar Agung, Pasar Tugu,  Pasar Kemiri, Pasar Cisalak dan Pasar Sukatani.

“Kami sudah sosialisasikan penetapan HET kepada para UPT pasar dan mereka juga sudah menyampaikan kepada pedagang yang ada di setiap pasar,” ujar Anim di Balai Kota Depok, Senin (30/10/2017).

Anim mengutarakan, pihaknya juga rutin melakukan pemantauan ke setiap pasar tradisonal terkait harga beras. Menurutnya, saat ini harga beras kualitas medium dan premium masih di bawah HET. “Sesuai hasil monitoring yang kita lakukan untuk harga beras kualitas medium sebesar Rp 9.400/kg, sedangkan beras kualitas premium Rp 11.597/kg,” ungkapnya.

Dia menambahkan penetapan HET oleh pemerintah sudah mulai berlaku sejak bulan September 2017. Pihaknya juga akan terus melakukan monitoring harga beras di pasar, sehingga diharapkan tidak ada pelanggaran harga yang dilakukan oleh pedagang. “Bagi pedagang yang tidak mengikuti HET akan ada sanksi sesuai dengan Permendag, yaitu berupa pencabutan izin usaha,” pungkas Anim. (Meidya)

19 total views, 2 views today

LEAVE A REPLY