Depok Kejar Target RTH 30 Persen

0
31

www.depoktren.com–Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Depok akan terus mengupayakan target penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yakni 30 persen.

“Selain memperbanyak taman, kami juga akan memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan RTH baru, sekaligus ruang interaksi bagi warga,” ujar Kepala DLHK Depok, Etty Suryahati, di Balai Kota Depok, Selasa (24/10/2017).

Diutarakan Etty, RTH tidak melulu harus berbentuk taman kota, taman hutan raya dan sebagainya. “Tapi, kita bisa memanfaatkan lahan kosong, tentunya fasos fasum milik pemerintah, untuk ditanami segala jenis tumbuhan. Tujuannya untuk memperbanyak ruang hijau,” tegasnya.

Dijelaskan Etty, menurut pasal 29 Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang menyebutkan, proporsi RTH pada wilayah kota, paling sedikit sebesar 30 persen dari luas wilayah.

“Saat ini di Kota Depok baru terdapat 16 persen RTH yang terdiri dari enam persen RTH privat dan 10 persen RTH publik. Aksi-aksi penanaman seperti yang sering dilakukan, dengan memanfaatan lahan fasos/fasum milik pemerintah, diharapkan dapat membantu Kota Depok mencapai target 30 persen RTH,” jelasnya.

Etty menuturkan, realisasi penanaman pohon yang dilakukan DLHK Kota Depok selama kurun waktu Januari-September 2017 adalah 1.300 pohon. Jumlah sebanyak itu, baik dilakukan penanaman langsung oleh DLHK Depok maupun yang melibatkan partisipasi masyarakat.

“Jika diasumsikan jarak tanam adalah tiga meter, maka penanaman 1.300 pohon adalah berada pada luas satu hektare. Ini belum termasuk kegiatan tanam pohon yang dilakuan masyarakat di wilayah masing-masing,” tutur Etty.

Pembina Komunitas Hijau Asri, Sri Utami menuturkan, pihaknya mendukung target RTH dengan kerap ikut melakukan aksi sosial pelestarian lingkungan. Dalam kegiatan itu, pihaknya menggandeng stakeholder maupun masyarakat. Dirinya juga mengatakan saat ini untuk memaknai RTH, tidak harus dengan membuat taman.

“RTH saat ini tidak melulu dimaknai dengan keberadaan taman, karena sudah mahal pembuatannya, mahal juga pemeliharaannya. Melalui aksi kecil penanaman pohon, itu cukup membantu Kota Depok dalam pemenuhan RTH,” pungkas Sri. (Meidya)

31 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY