Dinas PUPR Depok Siap Antisipasi Banjir

0
24

www.depoktren.com–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok setiap harinya menurunkan 11 regu Satuan Tugas (Satgas) untuk memonitor jalan, jembatan, drainase, maupun menormalisasi sungai. 

DPUPR juga akan mendahulukan pekerjaan yang dirasa menjadi prioritas, agar tidak ada lagi genangan saat datangnya musim penghujan di Kota Depok.

“Saat ini kami terus kebut normalisasi situ-situ sebelum intensitas hujan tinggi, itu yang akan kami prioritaskan. Selain ada beberapa pekerjaan yang juga sedang dalam penanganan. Yang jelas setiap harinya kami menerjunkan 11 regu yang terdiri dari 300 Satgas untuk menangani pekerjaan yang sifatnya krusial, terutama adalah masalah banjir,” ujar Kepala Dinas PUPR Manto, Selasa (13/9/2017).

Diutarakan Manto, selain itu, pihaknya juga intens memperbaiki jalan berlubang. Walaupun tidak ada kejadian yang sifatnya mendesak, pihaknya terus melakukan antisipasi dengan rutin memperbaiki jalan, jembatan maupun saluran yang berpotensi menimbulkan banjir dan kerusakan.

“Setiap hari tim kami berkeliling mensurvei jalan dan jembatan, mana yang perlu diprioritaskan akan kami lakukan perbaikan. Mudah-mudahan ketika nanti intensitas hujan meningkat, tidak terjadi genangan air, banjir maupun longsor,” tuturnya.

Dia juga berharap masyarakat dapat mengawasi potensi bencana longsor dan banjir, bila menemukan indikasi tersebut dapat melapor ke Dinas PUPR agar dapat ditindaklanjuti dengan penanganan sementara. “Jangan sampai longsor memakan korban jiwa,” tegasnya.

Menurut Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR, Citra Indah Yulianty, saat ini Satgas Dinas PUPR Depok sedang mengebut beberapa pekerjaan di antaranya, normalisasi Kali Cabang Barat di Kelurahan Grogol, normalisasi saluran inlet di Situ Pladen, perbaikan saluran di Pekapuran Kecamatan Cimanggis, perbaikan saluran di Jalan Margonda, normalisasi Kali Enggram Kecamatan Sawangan, normalisasi Kali Cabang Barat di Kelurahan Mampang, dan normalisasi sepadan Kali Baru Kelurahan Cisalak. ”

Tentunya ini langkah antisipasi kami menghadapi musim penghujan. Sungai, situ-situ dan saluran air kami normalisasi agar seminimal mungkin dapat mencegah terjadinya banjir atau menimbulkan genangan air,” pungkas Citra. (Meidya)

24 total views, 2 views today

LEAVE A REPLY