Jalan Menuju Rumah Bang Pradi ‘Disabotase’

0
232

www.depoktren.com–Kenyamanan dan kelancaran lalulintas perjalanan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna menuju kantornya di Balaikota Depok dikawasan Margonda, tinggal kenangan saja, setelah ‘disabotase’ penerapan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Dewi Sartika, Jalan Nusantara dan khususnya di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH).

Setelah diterapkannya SSA di Jalan ARH, Bang Pradi, begitu sapaan akrabnya, kini ‘menikmati bermacet-macet ria’
di sepanjang jalan dari arah kantornya di Balaikota Depok, melewati pertigaan lampu merah PLN, Jalan Nusantar Beji menuju kediamannya di kawasan Kukusan, Beji dan begitu juga arah sebaliknya.

“Parah macetnya, ya itu resikonya. Tapi, mudahan-mudahan kemacetan dapat diatasi,” kata Bang Pradi yang terpaksa turun dari kendaraannya di Pertigaan Lampu Merah PLN membantu petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Depok mengatur lalulintas.

Setelah uji coba SSA di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Nusantara, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, kini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok juga menerapkan uji coba SSA di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH), Senin14/8).

Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang merupakan dampak dari uji coba SSA di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Nusantara, Kecamatan Pancoran Mas yang sudah dilaksanakan sejak Sabtu 29 Juli 2017.

Namun, uji coba SSA di Jalan ARH yang hanya diterapkan mulai pukul 15.00 sampai pukul 22.00 WIB itu, kini berdampak kemacetan yang cukup parah terjadi di Jalan Nusantara menuju kawasan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok. 

“Memang 4 jalur Jalan ARH lancar, tapi kemacetan parah terjadi saat masuk ke arah Jalan Nusantara menuju Kukusan, karena jalan mengecil hanya satu jalur. Harus dikaji dan memang Jalan Nusantara Beji harus dilebari, infrastruktur harus segera dibenahi, mudah-mudahan pemerintah pusat segera merespon situasi ini, terutama mempercepat pembagunan Jalan Tol Cijago,” terang Bang Pradi.

Diutarakan dia, memang terjadi kesemrawutan dan kemacetan cukup parah di Pertigaan Lampu Merah PLN, Jalan Nusantara, Beji. 

“Kalau saya lihat itu disebabkan karena ruas jalan mengecil dan volume kendaraan begitu banyak secara bersamaan masuk ke Jalan Nusantara, Beji yang memiliki dua jalur untuk dua arah,” tegas Bang Pradi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Depok, Gandara Budiana menuturkan, penerapan SSA di Jalan ARH hanya pada pukul 15.00 sampai pukul 22.00 WIB. Kendaraan hanya diperkenankan melintas dari arah Timur ke Barat saja, atau dari Jalan Margonda (simpang Ramanda) ke arah Jalan Nusantara. “Diluar jam tersebut, arus kendaraan akan tetap dua arah atau normal kembali seperti sebelumnya. Pastinya, kami akan evaluasi terus dan lakukan kajian serta analisa selama penerapan uji coba di Jalan ARH,” pungkas Gandara. (Meidya)

233 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY