Satlantas Polresta Depok Bina 60 orang ‘Pak Ogah’

0
10

www.depoktren.com–Banyak angkutan umum ngetem hingga pangkalan ojek yang menjadi sumber kemacetan dan kesemrawutan diharapkan akan diurai oleh puluhan sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas).

Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Depok memberdayakan puluhan supeltas atau yang direkrut dari orang-orang yang dikenal dengan sebutan ‘Pak Ogah’. 

“Hal itu untuk mengoptimalkan pengaturan lalu lintas. Total ada 60 orang yang diberdayakan menjadi Supeltas. Mereka adalah orang-orang atau masyarakat yang sehari-hari biasa mengatur lalu lintas alias ‘Pak Ogah’,” ujar Kasatlantas Polresta Depok Kompol Sutomo, Jumat (11/8/2017).

Sutomo mengatakan pihaknya memberdayakan ‘Pak Ogah’ ini untuk membantu tugas polisi dalam pengaturan lalu lintas. “Kami kekurangan personel dan banyaknya titik kemacetan di Depok. Sehingga tidak bisa semua dijangkau oleh polisi maka dari itu, kami berdayakan supeltas ini,” terangnya.

Menurut Sutomo, tiidak semua supeltas ini berasal dari ‘Pak Ogah’. Ada beberapa masyarakat setempat yang setiap hari secara sukarela mengatur lalu lintas sehingga mereka juga akan dimanfaatkan untuk membantu mengatur lalulintas.

“Kami tidak memberikan honor kepada supeltas ini. Mereka hanya dibekali dengan rompi ber-scotlight sebagai perlengkapan keamanan selama mengatur lalu lintas. Kami imbau mereka untuk tidak meminta uang secara paksa kepada masyarakat. Kami imbau mereka untuk bekerja secara sukarela. Boleh kalau ada masyarakat yang mau memberi mereka uang, tapi pada prinsipnya tidak boleh ada pemaksaan,” tutur Sutomo.

Sutomo mengungkapkan, para supeltas ini ditempatkan di titik rawan macet yang terdekat dengan lokasi rumahnya masing-masing seperti di Jalan Pekapuran, Jalan Ir H Juanda, Jalan Dewi Sartika, Jalan Kartini dan di beberapa titik lainnya. “Sebelum diterjunkan ke lapangan, mereka dibekali pengetahuan soal mengatur lalu lintas hingga 12 gerakan pengaturan lalu lintas,” pungkasnya. (Mas Tete)

10 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY